Minggu, 05 April 2009

Macam-macam Processor dan Socketnya

Macam-macam Processor dan Socketnya

Posted by Farah Vian Dini on 04:36
Intel Pentium 4 Family
Prescott Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Pentium 4 Extreme Edition Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU. Pentium D Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2x1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Processor ini terbilang cukup relevan, yaitu sekitar US$279. AMD Athlon 64.

Processor AMD Athlon 64
Processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. AMD Athlon 64 Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz. Athlon 64 FX Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit.

Intel® Centrino® 2 Processor Technology: Platform notebook terbaru
Raksasa microprocessors, 15 Juli 2008 lalu merilis produk terbaru berupa Intel Centrino 2. Centrino 2 merupakan platform Intel yang terbaru setelah mengalami perubahan yang telah diluncurkan pada tahun 2003.Platform itu dibuat dalam dua versi. Yakni, untuk konsumen biasa dan VPro yang khusus diperuntukkan para profesional. Untuk sementara, Centrino 2 tersebut tersedia dalam versi laptop. Yang untuk PC desktop masih dalam tahap pengembangan.
Produk microprocessors baru ini, diklaim mempunyai kapabilitas tinggi. Termasuk, daya tahan baterai dan pemutaran video untuk resolusi tinggi.Mooly Eden, vice president Intel Corporate dan general manager Intel Mobile Platforms Group pernah berujar, sekarang penjualan laptop sudah menyaingi komputer desktop di Amerika Serikat. Pihakya pun menyediakan kapabilitas tinggi untuk entertainment, online gaming, dan wireless broadband yang cepat.Perfoma Platform ini juga memberikan kinerja laptop menjadi lebih cepat, lebih menghemat energi karena di dalamnya terdapat chip Core 2 Duo yang bekerja pada 2.26GHz dan 3.06GHz. Selain itu, support untuk jaringan wireless 802.11n dan WiMax broadband tanpa kabel, yang akan membuat pengguna laptop dapat menggunakan konektivitas wirelessnya dengan kecepatan yang bagus.
Di dalamnya terdapat pula chip Penryn yang menggunakan proses 45-nanometer, dengan 3 prosesor baru yang bekerja menggunakan energi sebesar 25 watt. Ini lebih hemat karena laptop Centrino model dahulu menggunakan energi sebesar 35 watt yang berarti terjadi penghematan 10 watt. Kelebihan lain dari laptop Centrino 2 yaitu grafiknya lebih bagus dibandingkan terdahulu.Nathan Brookwood, seorang analis “Insight 64” pernah mengatakan, grafik pada laptop Centrino menggunakan GM45 grapich card yang support DirectX 10 untuk menghasilkan kualitas grafik yang baik.
Diyakini, baterei pada laptop ini dipercaya akan kuat dan tahan lama. Layar akan mendadak biru jika baterei akan mati. “Jadi kita diberi kesempatan untuk mematikan semua program sebelum habisnya baterei,” kata Brookwood.Adanya grafik dari Advanced Micro Devices yang digabungkan dengan teknologi grafik dari notebook Puma akan membuat kualitas gambar yang dihasilkan menjadi lebih bagus.Sementara laptop Centrino 2 ini, dijual dalam bandrol seharga €619 (US$963). Hal ini, jika dengan menggunakan chip Core 2 Duo, RAM 4 Giga byte, layar 15.4 inch, kemampuan WiMax dan wireless A/G/N networking.Perintis laptop yang menggunakan chip Centrino 2 dengan prosesor Core 2 Duo yaitu perusahaan PC asal Australia. Laptopnya dinamakan DreamBook Style 9008 dengan layar 15.4 inchi dan RAM 4 Giga bytes dijual dengan harga $1,399 (US$1,334).
Chip processor seperti Digital Spyders dan Provantage sudah menawarkan chip Centrino 2 dengan Core 2 Duo seri T9600 yang berjalan pada 2.8 GHz dengan chase memory 6 Mega bytes dijual dengan harga US$570. Intel Core 2 Duo seri T9400 yang berjalan pada 2.53 GHz dan chase memory 6 Mega bytes dijual dengan harga $330 s/d $360 pada websitenya.

Intel Melebarkan Dominasi dengan Prosesor Server High-End
Prosesor seri Dual-Core Intel Xeon 7100 menawarkan kinerja hingga dua kali lipat dan hampir tiga kali lebih baik dalam kinerja per watt-nya dibanding prosesor seri Intel Xeon MP terdahulu. Prosesor baru ini juga kompatibel dengan platform yang sudah ada sehingga dapat mempercepat implementasi dan menghemat biaya kualifikasi dan waktu validasi. Dengan benchmark SPECjbb™2005* benchmark, server Fujitsu-Siemens PRIMERGY RX630 S3* yang berbasis prosesor Dual-Core Intel Xeon 7140M memecahkan rekor terdahulu dengan skor 178,201 untuk business operations per second. Server Dell PowerEdge 6800* yang berbasis prosesor Dual-Core Intel Xeon processor 7140M juga memecahkan rekor dunia dengan skor 16,320 QphH4 lewat benchmark TPC™-H* untuk mengukur kinerja database.
Platform server Intel terbaru ini adalah pilihan tepat untuk mengkonsolidasi server, khususnya dalam virtualised environment, dan tuntutan beban enterprise yang sedang berjalan, seperti database, enterprise resource planning (ERP), customer relationship management (CRM), dan aplikasi e-commerce.

Dibuat lewat proses manufaktur 65 nm terdepan milik Intel, prosesor seri Dual-Core Intel Xeon 7100 mencakup lebih dari 1.3 miliar transistor dan 16 MB shared cache dalam sebuah arsitektur inovatif yang membawa feature Intel® Cache Safe Technology untuk kehandalan yang optimal.
Prosesor Dual-Core Intel Xeon Processor 7100 juga membawa banyak feature hasil inovasi Intel yang dapat meningkatkan efektivitas datacenter, seperti Intel® Virtualization Technology yang membantu menekan total cost of ownership dengan mengembangkan konsolidasi software-software aplikasi yang berbeda.
Prosesor Dual-Core Intel Xeon Processor 7100 kompatibel dengan chipset Intel® E8501 yang sudah diperkenalkan tahun lalu dan didesain untuk prosesor dual-core. Pilihan dual-core 95 watt menawarkan konsumsi daya lebih rendah hingga 40 persen dibanding prosesor generasi sebelumnya. Teknologi 65 nm dari Intel melaju sangat mulus dengan total produksi melebihi total produksi untuk 90 nm-nya. Hal ini memungkinkan Intel mempercepat platform Dual-Core Xeon Processor 7100. Kekuatan manufaktur Intel juga telah memungkinkan revisi harga Intel Xeon Processors seri tertinggi secara substansial sehingga memberikan tingkatan baru untuk harga/kinerja.
Turut men-support Dual-Core Intel® Xeon® Processor 7100 adalah 4 prosesor Intel® SR4850HW4x dan SR6850HW4x sistem server yang menawarkan kinerja tinggi, dan kekuatan database yang optimal, ERP, enterprise class computing.

Processor Intel Atom Z500/540 & N270 serta device Nettop/Netbook
Dibawah merupakan dua varian Processor Intel Atom :
1. Intel Atom Z500 – Z540; digunakan sebagai processor dalam perangkat Mobile Device Internet (MID) atau Ultra Mobile PC (UMPC). Kedua perangkat ini merupakan ekosistem baru komputasi internet yang berukuran sangat kecil (mini) mirip seperti Playstation Portable.
2. Intel Atom N270; digunakan pada perangkat Nettop dan Netbook, yaitu dua ekosistem baru pada komputer desktop dan laptop yang berukuran kecil (tapi lebih besar dari MID/UMPC). Nettop merupakan padanan untuk PC Desktop, dan Netbook merupakan padanan untuk Notebook. Contoh Nettop adalah MB Intel D945GCLF, dan Netbook nanti akan kita rilis dibawah Axioo. Ini mengkoreksi informasi saya sebelumnya bahwa ada perbedaan processor Atom antara Nettop dan Netbook. Kedua processor yang digunakan sejauh ini masih tetap sama.
Berikut dibawah perbandingan fisik antara Processor Intel Atom Z500/Z540, N270 dan Celeron :

Intel® Atom™ Processor : Chipset Intel terkecil
Intel® Atom™ Processor adalah prosessor terkecil yang dibuat dengan transistor terkecil didunia. Intel® Atom™ prosessor secara keseluruhan dibuat dengan desain baru, dibuat dengan konsumsi daya yang kecil, dan di desain secara spesifik untuk kebutuhan akan perangkat Mobile Internet dan mudah digunakan dengan biaya pembuatan yang relatif murah. Keinginan utama pembuatan Intel Atom adalah kebutuhan akan sebuah perangkat dengan desain baru, bentuk yang kecil namun memiliki kemampuan yang tinggi untuk menangani besarnya kebutuhan akan internet ujar Intel Executive Vice President Sean Maloney
Sebagai prosessor terkecil dan termurah, prosessor Intel® Atom™ mendukung penggunaan Mobile Internet Devices (MIDs) terbaru dengan sebuah kategori baru untuk perangkat internet yang dinamakan netbook dan nettop. Prosesor ini juga merupakan dasar untuk teknologi seluruh produk terbaru Intel seperti prosesor Intel® Centrino® Atom™.
Prosessor ini dibuat dengan desian baru berdasarkan pada teknologi 45 nanometer (45nm) Prosesor Intel® Atom™ memiliki 47 juta transistor dalam sebuah chip dengan ukuran kurang dari 26mm², membuat prosessor ini sebagai prosesor Intel dengan ukuran terkecil dan kebutuhan daya listrik yang terkecil saat ini hingga membuat daya baterai menjadi lebih lama. Seluruh fitur tersebut membuat prosesor ini memiliki kemampuan dan power yang tinggi untuk kebutuhan ber-internet secara mobile anda.
Beberapa kelebihan prosesor ini adalah :
Menggunakan perangkat baru untuk lebih mengefisienkan daya dengan performa yang baik sekali yang digunakan oelh seluruh teknologi baterai hafnium-infused 45nm high-k silicon yang baruKenaikan efisiensi daya dalam desain baru yang lebih kecil sehingga daya yang digunakan kurang dari 1W hingga 2.5 watts untuk penggunaan perangkat mobile.Memperpanjang umur baterai ketika waktu idle sehingga membuat daya yang digunakan relatif sangat kecil yang membuat perangkat tetap memiliki daya dan juga akan mengawetkan energi
Secara keseluruhan berdasar pada microarsitektur yang baru, prosesor Intel® Atom™ dibuat secara spesifik untuk sasaran performa dan penggunaan daya yang kecil (low power) ketika menggunakan seluruh microarsitektur instruction set compatibility dari Intel® Core™. Intel® Atom™ processor juga mendukung berbagai thread untuk performa dan peningkatan sistem yang lebih baik.

Processor Intel Core 2 Quad
Di Q1 tahun 2007 ini Intel akan merilis Processor Core 2 Quad (“Kentsfield) untuk PC Desktop. Processor ini memiliki 4 core didalam inti processornya dan L2 Cache 8 MB. Menurut informasi Processor akan tetap kompatibel dengan chipset 965 dan 975 dan dipersiapkan untuk Microsoft Windows Vista.
Sampai saat ini belum ada informasi apakah processor ini juga akan muncul u/ version Notebook-nya.


Intel Celeron 440
Persis pada prosesor desktop kelas mainstream ke atas, prosesor Intel Celeron terbaru ini juga telah menggunakan mikroarsitektur Core. Seperti diketahui, Core merupakan arsitektur teknologi prosesor Intel yang dibuat untuk menggantikan mikroarsitektur Netburst yang sudah digunakan sejak tahun 2000 pada prosesor Pentium-4.Akan tetapi berhubung Celeron merupakan prosesor yang ditujukan untuk segmen value, tentu ada fitur-fitur yang dimiliki prosesor berbasis teknologi Core lainnya (seperti Pentium Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad, dan Core 2 Extreme) yang dikurangi. Selain untuk memangkas harga, hal tersebut juga dilakukan untuk menjaga pangsa pasar prosesor Intel lainnya yang harganya lebih tinggi. Namun demikian, secara teknologi, prosesor ini tidak berbeda dengan saudaranya yang lebih mahal.
Untuk memudahkan pengguna mengetahui Celeron versi Core dengan versi sebelumnya yang masih menggunakan arsitektur Netburst, Intel memberi kode awalan 4. Contohnya adalah 420, 430, dan 440, sedangkan nama core-nya sendiri adalah Conroe-L. Adapun fitur-fitur yang tersedia pada jajaran Conroe-L adalah:
• Single-Core Processing: Menggunakan mikroarsitektur baru, prosesor Celeron terbaru sudah menggunakan FSB 800MHz. Versi sebelumnya menggunakan FSB 533MHz.
• Intel Wide Dynamic Execution: Fitur ini berguna untuk meningkatkan kecepatan eksekusi dan efisiensi yang menghasilkan lebih banyak instruksi per satu waktu.
• Intel Smart Memory Access: Kini prosesor mampu mengoptimalkan bandwidth data dari memori untuk mempercepat eksekusi. Mekanisme prediksi baru ini mempersingkat waktu prosesor untuk menunggu data berikutnya yang akan diolah.
• Intel Advanced Digital Media Boost: Fitur untuk meningkatkan performa berbagai aplikasi video, audio, image, dan photo processing. Selain itu, aplikasi multimedia, enkripsi, finansial, engineering dan aplikasi ilmiah lain juga meningkat.
•Intel 64 Architecture: Dengan fitur ini, kini prosesor mampu mengakses memori yang berkapasitas lebih besar.
•Execute Disable Bit: Memungkinkan proteksi yang lebih lanjut dari serangan virus kalau sistem operasi yang digunakan mendukung.
•Intel Designed Thermal Solution: Prosesor versi box dari Celeron terbaru disediakan lengkap dengan solusi pendinginan yang khusus untuk prosesor yang bersangkutan. Dengan pendinginan tersebut, suhu dan tingkat kebisingan bisa lebih dioptimalkan.
•Thermal Diode and Enhanced HALT State: Pada Celeron seri 420, tersedia fitur Thermal diode dan Extended (Enhanced) HALT State. Dengan fitur ini, pada HALT State, prosesor mengonsumsi daya hanya 8 watt dibandingkan 35 watt pada operasi normal. Sayangya pada Celeron 430 dan Celeron 440 fasilitas ini di disable.

Celeron 440:
Salah satu prosesor Celeron terbaru Intel yang hadir ke lab kami adalah seri 440. Prosesor dengan clock speed 2GHz ini memiliki L2 cache sebesar 512KB. Jika dibandingkan, ukurang cache ini hanya separuh dari prosesor ekonomis yang setingkat di atas seri Celeron 4 yakni Pentium Dual Core yang cache-nya sebesar 1MB namun dengan inti ganda. Saat bekerja, prosesor Celeron ini mengonsumsi daya rata-rata 65 watt dan dapat dimanfaatkan pada seluruh motherboard bersoket LGA 775 yang mendukung FSB 800MHz.
Ketika melakukan pengukuran kinerja, kami membandingkannya dengan performa salah satu prosesor Intel Celeron generasi Netburst yang kami gunakan di lab kami yakni Celeron D seri 346. Perbandingan spesifikasi kedua prosesor tersebut yang lengkap silahkan kunjungi sumbernyaDari hasil uji, terlihat bahwa prosesor ini memang sudah memberikan performa yang lebih baik dibandingkan dengan prosesor generasi sebelumnya (lihat hasil uji di tabel). Padahal, dari sisi clock speed prosesor seri 3 yang kami gunakan, yakni Celeron 346 memiliki clock speed yang jauh lebih tinggi yakni 3066MHz dibandingkan dengan Celeron 440 yang hanya 2000MHz.
Pada simulai uji performa dengan aplikasi kerja sehari-hari yakni Sysmark 2004SE, terjadi peningkatan hingga di atas 20 persen. Pada aplikasi gaming seperti Doom 3, peningkatan performanya malah di atas 35 persen. Hal yang sama juga terjadi pada pengolahan data multimedia, seperti konversi audio, video dan render gambar.Penasaran dengan kinerja maksimalnya, kami menyempatkan pula untuk melakukan overclocking terhadap prosesor ini. Menggunakan testbed kami kali ini, kami berhasil memaksa Celeron 440 tersebut bekerja pada clock speed 3,36 Ghz (FSB 336MHz x 10 multiplier). Namun kestabilan didapat kalau prosesor bekerja di kisaran clock speed 2,9-3GHz saja.
Celeron seri 4, seperti Celeron 440 merupakan prosesor yang cukup menarik digunakan bila Anda akan membangun sebuah PC ekonomis. Teknologi terkini yang diimplementasikan di dalam inti prosesor memastikan bahwa semua aplikasi yang tersedia saat ini bisa dijalankan dengan baik dan tentunya dengan kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan Celeron seri terdahulu.




Core Processor Intel Core 2
Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut.
Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.
CONROE
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak untuk di-overclocking. Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.

CONROE XE
Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa kami rasa karena dengan begitu Anda tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah heatsink.
ALLENDALE
Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.
MEROM
Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah

Intel Pentium 4 Family
Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru.

Prescott
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.

Pentium 4 Extreme Edition
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.

Pentium D
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2x1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.
Jika Anda tertarik untuk membeli processor keluaran Intel, agaknya jajaran processor Pentium D adalah pilihan ideal. Dual-core dan dukungan 64-bit menjadi alasan utama. Karena ke depannya semua aplikasi dan operating system akan menggunakan 64-bit. Di samping harga jual processor ini terbilang cukup relevan, yaitu sekitar US$279.

AMD Athlon 64 Family
AMD memiliki tiga jenis processor dengan performa yang berbeda. Yaitu, Athlon 64 dan FX Series, juga Sempron. Meski dari ketiganya memiliki basic teknologi yang sama, namun beberapa fitur dan harga yang ditawarkan memiliki perbedaan yang cukup berarti.
Pada dasarnya, processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mengapa demikian?

AMD Athlon 64
Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.

Athlon 64 FX
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.+

komponen komputer

Mengenali Komponen Komputer Anda (Processor) - part.5b

Thursday, February 19, 2009 1:20
Posted in category Computer Stuff, Hardware

Melanjutkan pembahasan sebelumnya tentang processor…

Saat ini processor yang paling dikenal di dunia yaitu Processor keluaran INTEL dan processor keluaran AMD, tapi bukan berarti hanya terdapat 2 pembuat processor di dunia ini, masih ada lagi processor yang beredar dipasaran seperti CYRIX, hanya saja memang 2 processor inilah yang paling dikenal di Indonesia. Processor INTEL kata kebanyakan orang lebih tangguh dalam hal komputasi dan harganya pun lebih mahal. Sedangkan processor AMD lebih tangguh dalam hal komputer gaming dengan harga yang lebih murah dari processor INTEL. Sebenarnya klo menurut saya dua-duanya sama saja seh, bahkan saya lebih cenderung memilih AMD karena harganya yang lebih murah namun kemampuannya cukup menjanjikan.

amd-processor

intel-processor

Untuk meletakkan processor didalam komputer, yaitu pada mainboard, terdapat tempat khusus bagi processor untuk menanamkan processor tersebut, tempat itu dinamakan dudukan processor (Socket Processor). Setiap processor memiliki tempat dudukan (socket) yang berbeda-beda, untuk AMD dan INTEL memiliki socket tersendiri. Untuk melihat lebih detail tentang jenis-jenis socket processor dari generasi awal hingga sekarang dapat mengunjungi situs WIKIPEDIA.

Lihat gambar socket processor pada sebuah mainboard

socket-processor

Untuk socket processor INTEL, dari processor generasi terdahulu dengan processor INTEL generasi sekarang berbeda, baik dari bentuk dan penamaannya. Pada generasi awal processor INTEL disebut dengan socket DIP (digunakan untuk Intel 8086) hingga socket yang umum beredar saat ini yaitu socket T atau yang biasa disebut LGA 775 (digunakan untuk processor INTEL saat ini seperti Core 2 Duo). Saat ini untuk jenis processor INTEL yang beredar dipasaran diantaranya, Intel Intel Pentium D, Intel Celeron D, Core Duo, Core 2 Duo, Core 2 Quad.

Lihat gambar socket untuk processor INTEL

Sedangkan untuk processor AMD, dari generasi awal dikenal dengan socket Super Socket 7 (digunakan pada AMD K-6) hingga saat ini dikenal dengan socket AM3 atau socket 938 (digunakan untuk processor AMD saat ini seperti Athlon XP). Saat ini untuk jenis processor AMD yang beredar dipasaran diantaranya, Athlon Xp, AM2, AM2+.

Lihat gambar socket untuk processor AMD

Baik INTEL dan AMD sama-sama mengeluarkan processor dengan harga murah (Value Processor). Intel mengeluarkan processor INTEL CELERON untuk value processor mereka, dan AMD mengeluarkan processor Duron/Athlon LE untuk menyaingi Celeron. Processor tersebut dibandrol dengan harga yang lebih murah dibanding processor jenis Pentium maupun AthlonXP, tentunya terdapat pengurangan kualitas dan kinerja dari processor tersebut, seperti cache yang lebih kecil dan kecepatan BUS yang lebih rendah.

Oh iya…mungkin Anda pernah mendengan processor Intel MMX, Intel Pentium I, Pentium II, AMD Duron, AMD Barton, dan lain sebagainya. Itu adalah nama-nama processor generasi terdahulu, setiap nama memiliki arti tersendiri yang menggambarkan processor tersebut.

Processor INTEL dan AMD sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Perlu Anda perhatikan, penentuan jenis processor untuk komputer Anda akan mempengaruhi jenis mainboard yang akan digunakan. Hal ini dikarenakan arsitektur dari kedua processor ini berbeda, dan socketnya pun tentu berbeda. Jadi mainboard untuk processor INTEL tidak dapat dipasangkan untuk processor AMD, begitupun sebaliknya. Untuk komponen komputer selain processor dan mainboard dapat dipasangkan dengan jenis processor dan mainboard baik INTEL maupun AMD.

Istilah-istilah penting yang berkaitan dengan processor adalah CACHE, Clock Speed, FSB. CACHE merupakan memori register yang terletak didalam processor, fungsinya sama dengan memori utama hanya letak dan besar kapasitasnya berbeda, dan merupakan memori yang memiliki akses tercepat dengan processor. Semakin besar kapasitas CACHE yang ada maka akan semakin bagus jenis processor tersebut. Saat ini ukuran terbesar sebuah CACHE diprocessor yaitu sebesar 12MB (untuk processor Intel Core 2 Quad E9xxx). Besar kapasitas CACHE menentukan harga sebuah processor, semakin besar cache makan harga processor semakin mahal. Clock Speed processor menunjukkan kecepatan sebuah processor, saat ini kecepatan tertinggi untuk sebuah processor baik INTEL maupun AMD yaitu sebesar 3,2GHz (kecepatan normal tanpa overclock). FSB merupakan singkatan dari Front Side Bus, FSB yang dimiliki processor saat ini memiliki kecepatan sebesar 1333MHz. FSB juga akan mempengaruhi kecepatan sebuah komputer.

Processor-processor tersebut dapat di overclock hingga kecepatan tertentu diatas kecepatan normal. Biasanya untuk processor yang sering dipakai untuk overclock adalah processor AMD, overclock ini dapat meningkatkan kecepatan processor hingga 30% dari kecepatan normal. Proses overclock tentunya tidak disarankan oleh INTEL dan AMD, karena hal itu dapat memperpendek umur processor.

…BERSAMBUNG…

Senin, 02 Maret 2009

operasi

Sistem operasi

Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.


Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.


Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Pendahuluan

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk


Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.


Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.


Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS


Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, dan sebagainya.

Layanan inti umum

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.


Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.


Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.

Sistem Operasi saat ini

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

  1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
  2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Proses

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

  1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
  2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
  3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

mengistal ubuntu

Disini akan di jelaskan secara step by step cara menginstall Ubuntu Edgy. Sebagai catatan harddisk yang digunakan adalah 10Gb (belum di partisi) memory 256MB, Prosesor Intel P4 2.4GHz dan proses penginstallasian ini menggunakan VMware Workstation

Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau del untuk masuk BIOS, anda harus menekan nya dengan cepat, sebab bila tidak komputer akan masuk ke OS di hardisk. Apabila anda “lebih cepat” dari loading komputer anda maka tampilanya akan muncul sebagai berikut:

1

Kemudian simpan konfigurasinya dan Kemudian reboot ulang

2

a. Mulai meng-install

Setelah di restart, maka akan muncul tampilan layar sebagai berikut (apabila komputer di booting via cdrom)

1

Pilih Start or Install Ubuntu, tunggu hingga muncul layar seperti di bawah

4

Gambar diatas menunjukkan bahwasanya kita telah berhasil menjalankan Ubuntu Live-CD. Di LiveCd kita dapat menjajal kemampuan Ubuntu tanpa harus menginstall ke harddisk, pada saat ini anda dapat menulis dokumen, berinternetan, layaknya anada sudah menginstall ke Harddisk. Dan perlu diingat bahwasanya ini hanya bersifat readonly yang berarti semua dokumen yang di simpan di /home hanya lah sementara dan akan hilang jika di reboot. Kita asumsikan anda mempunyai hardisk baru 10 GB belum di partisi dan akan di install Ubuntu.

Langkah selanjutnya kita harus mempartisi harddisk dulu, klik System>Administration>Gnome Partition Editor

5

Hingga muncul tampilan sebagai berikut

6

Karena kita akan membuat partisi baru maka klik kanan di area hitam muda hingga muncul seperti gambar diatas

7

Kilk create, kemudian tunggu

8

Kilk kanan di area hitam muda lagi hingga muncul gambar diatas. Dan jangan lupa kita harus menentukan berapa mesar partisi yang digunakan. Di sini saya mempunyai harddisk 10 GB dengan di partisi 2 yaitu 8,7 GB untuk ext3 dan sisanya untuk swap. Kilk add bila kita sudah mengkonfigurasinya

9

Setelah kita mengeklik add maka akan muncul warna biru pada areal hitam muda, pada gambar di atas masih terdapat area hitam muda hal ini di karenakan masih adanya ruang sisa. Untuk itu maka kilk kanan lagi pilh new

10

Pada gambar diatas areal yang kosong tadi akan digunakan sebagi partisi swap, kemudian klik add, (linux minimal membutuhkan partisi swap dan root) setelah itu bila kita ingin melakukan tindakan pemartisi hardisk yang telah di lakukan tadi maka klik apply hingga muncul tampilan sebagai berikut

11

Kilk aplly lagi, kmudian tunggu loadingnya

12

Setelah proses pemartisian harddisk selesai maka akam muncul tampilan sebagai berikut

3

Kemudian Klik close. Untuk langsung menginstallnya kita dapat mengeklik icon INSTALL di Desktop dan tunggu loadingnya hingga muncul tampilan sebagai berikut

13

Dalam gambar di atas kita disuruh untuk menentukan bahasa yang akan kita gunakan, dalam gambar di atas saya memilih bahasa Inggris sebagai Bahasa yang akan digunakan, namun bila menghendaki bahasa Indonesia bisa memilih Bahasa Indonesia. Kemudian klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

14

Di sini kita akan menunjukkan di mana kita berada, karena dengan menunjukkan dimana kita berada system Ubuntu akan menyetel Format waktu GMT di sini saya menggunakan jakarta, bila sudah selesai kilk fordward

4

Pada gambar di atas kita di susruh untuk menentukan Jenis Keyboard yang kita gunakan, di Indonesia kebanyakan menggunakan American English, klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

16

Tampilan in di maksudkan untuk mengisikan identitas kita perlu di ingat saat mengisi username huruf yang digunakan harus kecil semua dan tidak boleh ada spasi, hal yang sama saat kita mengisi nama komputer kita. Klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

17

Dari tampilan di atas ada dua pilihan yaitu erase disk dan manually edit. Yang dimaksud dengan erase disk adalah menghapus semua isi dari hard disk namun ini cukup berbahaya apa bila anda mempunyai data yang sudah di simpan di harddisk. Untuk amanya pilih manually edit partition. Klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

18

Karena kita tadi sudah membuat partisi maka Klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

19

Dari gambar di atas kita disuruh untuk menentukan mount point dari dua partisi yang telah kita buat tadi, buatlah seperti gambar di atas. Klik Fordward hingga muncul gambar sebagai berikut

20

Ini adalah konfigurasi global yang telah kita buat untuk menginstall, Klik install (bila kita sudah mantap dengan konfigurasinya) hingga muncul gambar sebagai berikut

21

Bila komputer anda menunjukkan gambar seperti ini, maka Ubuntu sedang menyalin system ke dalam komputer anda. Waktu yang dibutuhkan untuk selesai loadingnya tergantung dari performa dari komputer yang anda miliki, sebagai perbandingan ketika saya saya menggunakan Pentium 4 dengan memory 512 MB dibutuhkan waktu sekitar 15menit saja. Setelah itu tunggu hingga tampilan layar sebagi berikut

5

Bila tampilan layar di komputer tampak seperti diatas maka berarti intalasi ubuntu di komputer anda telah selesai.

Cara menginstall Partition Magic Pro 8.0

PARTITION MAGIC PRO 8.0

Partisi harddisk, kadang sering kita dengar kata itu, tapi apa sih maksud dari partisi harddsik itu? Secara umum partisi harddisk ialah proses memberi bagian atau memecah ruang harddisk yang tersedia menjadi beberapa bagian. Contoh, jika kita mempunyai harddisk sebesar 40 GB yang belum di partisi, maka jika kita membuka windows explorer maka akan terbaca sebagai Local Disk (C:) namun terkadang kita melihat di komputer lain dengan besar harddisk yang sama tetapi terbaca 2 bagian yaitu Local Disk (C:) dan Local Disk (D:), inilah yang dimaksud harddisk di partisi menjadi 2 bagian yang besarnya masing-masing bagian itu bisa kita sesuaikan.

Setelah kita mengetahui apa itu partisi harddisk, sekarang mari kita mencoba membuatnya dengan bantuan software Partition Magic keluaran PowerQuest(R). Di sini saya mengambil contoh denganmenggunakan Partition Magic Pro 8.0. Jika anda belum memiliki software ini, searching aja di Google, OK
Setelah anda memiliki software tersebut, silahkan install terlebih dahulu,

Cara menginstall Partition Magic Pro 8.0 :

  1. Buka folder Partition Magic Pro 8.0, silahkan anda cari file Setup.exe
  2. Tunggu sampai proses persiapan installasi selesai
  3. Setelah proses persiapan selesai, maka akan tampil window PartitionMagic 8.0 Setup. Silahkan pilih Next
  4. Isikan User Name, Company Name dan Serial Number yang anda miliki ( Untuk user name dan company name bebas ), kemudian pilih Next
  5. Setelah itu pilih Yes untuk memberi persetujuan terhadap Licence Agreement yang tampil.
  6. Kemudian pilih Next ( 3 kali ) sampai proses installasi berjalan secara automatis
  7. Setelah proses installasi selesai, maka akan ditanyakan apakah anda ingin membuat Rescue Disket ? untuk contoh ini kita abaikan saja penawaran itu dengan memilih No
  8. Buanglah 2 kotak yang ter-ceklist / tercentang pada window yang tampil, lalu pilih Finish

Sekarang komputer anda telah terinstall PartitionMagic 8.0, untuk langkah selanjutnya mari kita membuat partisi harddisk dengan bantuan software tersebut.

Cara membuat partisi harddisk :

  1. Silahkan anda aktifkan software PartitionMagic 8.0
  2. Setelah tampil window PartitionMagic 8.0, klik nama harddisk anda ( Disk 1 ) pada bagian sebelah kanan atas window PartitionMagic 8.0
  3. Pada bagian pick a task… ( lihat sebelah kiri atas window PartitionMagic 8.0 ) pilih Create an new partition
  4. Silahkan pilih Next untuk melanjutkan
  5. Pilih harddisk yang akan kita paritisi, lalu Next
  6. Kemudian silahkan pilih lokasi partisi, untuk contoh ini silahkan pilih After C: (Recommended)
  7. Sekarang tentukanlah besarnya partisi yang diinginkan di bagian size dengan berpedoman pada informasi di sebelah kanan kotak tersebut ( Maximum Size & Minimum Size ), setelah itu pilih Next
  8. Setelah kita menentukan besarnya partisi, maka akan ditampilkan perkiraan partisi harddisk sesuai data yang anda masukkan tadi. Jika sudah yakin dengan besarnya partisi harddisk anda silahkan pilih Finish
  9. Sekarang silahkan anda klik tombol Apply yang ada di bagian kiri bawah window PartitionMagic 8.0
  10. Jika tampil window konfirmasi, silahkan anda pilih Yes atau OK, untuk memulai proses mempartisi harddisk

Setelah 10 langkah di atas anda jalankan maka windows akan restarts untuk memulai proses mempartisi harddisk anda, silahkan anda tunggu proses tersebut hingga selesai.

Note : Jangan menekan tombol apapun setelah komputer anda restart, untuk menghindari gagalnya proses partisi tersebut.

sistem bios


BIOS

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).


Daftar isi


Komponen BIOS

Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut:

Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)
  • Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
  • Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
  • Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.


ROM dan NVRAM

BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS.

Tipe ROM Cara penulisan Dapat dihapus Jenis BIOS
Mask ROM Photolithography Tidak ROM BIOS
Programmable ROM (PROM) PROM Writer Tidak ROM BIOS
Erasable PROM EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening. ROM BIOS
Electricly EPROM EEPROM/EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. ROM BIOS
Flash ROM EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM Ya, dengan menggunakan EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer. Flash BIOS
Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya

Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error.

Pembuat BIOS

Saat ini, ada beberapa perusahaan penyedia BIOS, yakni sebagai berikut:

Update BIOS

BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca. Hal ini benar adanya, karena memang sebelum tahun 1995, BIOS selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer , maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul, adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). Meskipun demikian, proses update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak, sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan (korupsi) terhadap BIOS, beberapa motherboard memiliki BIOS cadangan . Selain itu, kebanyakan BIOS juga memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai "Boot Block". Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan. Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS, bahwa kode BIOS keseluruhan masih berada dalam keadaan baik-baik saja (dengan menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum, CRC, hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS yang sama atau lebih baik. Pembuat motherboard sering merilis update BIOS untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.

Masa depan BIOS

BIOS telah lama digunakan dalam industri PC, yakni semenjak IBM PC dirilis pada tanggal 21 Agustus 1981. Karena BIOS masih berjalan pada modus real (real-mode) yang lambat, maka para desainer PC bersepakat untuk mengganti BIOS dengan yang lebih baik dari BIOS yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang diturunkan dari arsitektur IA-64 (Itanium). Rencananya, hal ini akan direalisasikan pada komputer baru pada tahun 2008.


bios

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).